
Menunaikan Ibadah Haji merupakan kesempatan yang perlu disyukuri karena tidak semua hamba Allah mendapat kesempatan beribadah ketanah suci. Agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar, tidak rugi bila mempelajari pengalaman yang sudah pernah ibadah ke tanah suci.
Berikut pengalaman seorang hamba Allah ke tanah suci Mekah AlMukaromah dan Madinatul Munawaroh.
1. Luruskan niat, semoga dengan mempelajari ilmu di manasik haji, maka niat haji sesuai yang disyariatkan dalam agama, Insya Allah hajinya mabrur.
2. Persiapan Fisik, salah satu acara inti pelaksanaan haji adalah Wukuf di Arofah, berdiam sejenak di Muzdalifah dan melempar jumroh di Mina. Oleh karena itu calon jemaah haji harus menjaga kesehatan, makan yang cukup dan mengurangi ke masjidil Haram ketika dekat dengan pelaksanaan inti haji, sehingga pelaksanaan wukuf di Arofah berjalan lancar.
3. Persiapan makanan cukup, ketika mau berangkat ke Arofah, Muzdalifah dan Mina, perlu dibawa bekal makanan secukupnya, karena ternyata makanan telah disediakan, buah-buahan dan minuman bahkan gelas disediakan. Cuma perlu tambahan makanan. bila tidak suka makan daging, perlu disiapkan abon, misalnya.
4. Selalu antri, ibadah haji memang nikmat, karena selama di tanah suci kita terus beribadah. namun bukan berarti tidak ada ujian. kalau mau mandi, mau buang air kecil tiada hari tanpa arti, terutama di Arofah. Muzdalifah dan Mina. Maka siap-siap untuk sabar untuk antri.
Beberapa pengalaman saya ketika haji tahun 2005/2006
a. Ziarah ke makam nabi Muhammad SAW.
Suatu kebahagiaan bila kita sampai di tanah suci baik di Mekah maupun Madinah. Karena itu bil di Medinah, ketika ke Majid Nabawi, usahakan ziarah ke makam Rasulullah SAW, makam sahabat Rasulullah, Abu Bakar As Shiddiq dan Umar bin Affan. Semoga kita diberi syafaat nabi Muhammad SAW di Makhsyar nanti. Amin
b. Memasuki Raudhah di Masjid Nabawi.
Raudhah adalah tempat sholat nabi ketika masjid Nabawi baru dibangun, dan di tempat inilah doa kita dikabulkan, maka tidak heran seluruh jamaah haji ingin memasuki Raudhah. dan masjid Nabawi sekarang merupakan perluasan yang terus dilakukan kerajaan Arab Saudi agar jamaah haji nyaman dalam beribadah di masjid Nabawi.
c. Ziarah ke bukit Uhud
Betapa besar peranan Nabi Muhammad dan para sahabat nabi telah berjuang untuk menegakkan kalimat Tauhid "Laa ilaaha ilallah, Muhammadar Rasulullah", untuk mengeluarkan umat dari jaman kebodohan/ jaman jahiliah pada masa itu ke jaman yang terang benderang jaman kemajuan dan kemakmuran yang diridhoi Allah SWT. Kalau ziarah ke bukit Uhud, ingat BUS rombongan kita, kalau lupa, wah repot bisa ketinggalan rombongan. karena busnya hampir sama semua.
d. Ziarah ke makam Ma'la
Menurut pembimbing haji dari Al-Hasani, Bp.H.Hasan bahwa setiap enam bulan di pemakaman Ma'la, setiap jenaza dilihat, bila telah menjadi tulang dikumpulkan menjadi satu. Bila jasadnya utuh akan ditempatkan khusus. yang perlu diingat sebagai pelajaran bahwa jenazah yang masih utuh, menurut informasi tetangga almarhum, dalam kehidupannya sering membaca dan menghayati Al-Qur'an
Tidak ada komentar:
Posting Komentar